Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa menolak ramalan harga minyak US$ 200 per barel, menyebutnya tidak realistis dan berpotensi menciptakan sentimen negatif. Post navigation Arus Balik Meningkat, 173 Ribu Kendaraan Masuk Jabodetabek Konflik Iran Picu Inflasi, The Fed Isyaratkan Tahan Suku Bunga